Makin Banyak Orang Tajir Berinvestasi Saham

Share this:

Saat pandemi ini rupanya banyak orang yang mulai berinvestasi, terutama dalam pasar saham. Bahkan, banyak orang-orang kaya yang giat berinvestasi saham. Kira-kira kenapa ya?

1. Orang Tajir Makin Banyak Berinvestasi

Dengan kondisi pasar saham yang sudah naik tinggi, membuat fenomena bubble ini tak terelakkan. Namun di antara para investor yang tajir ini, bahkan dengan kekhawatiran fenomena bubble yang meningkat, jumlah mereka yang berinvestasi justru semakin bertambah.

Investor kaya tidak mengharapkan return yang besar dengan mengharapkan pasar naik tidak lebih dari 5% pada kuartal ini, tetapi setelah pasar menguat, mereka siap memasang target yang aman.  Sebanyak 59% mengharapkan di kuartal berikutnya, bisa untung di saham-saham yang masuk indeks S&P 500, dengan 43% dari mereka melihat return yang didapat tidak melebihi 5%. Mereka berpikir pasar akan turun pada kuartal berikutnya, terkoreksi dari 28% menjadi 22%.

2. Ingin Merotasi Portfolio

Adanya potensi risiko ini membuat semakin banyak investor yang mengubah atau merotasi portofolionya. Perubahan portofolio ke saham-saham yang value added, small-cap, dan sektor-sektor yang tertekan akibat pandemi seperti energi dan keuangan sudah menjadi fenomena yang diprediksi sebelumnya. Sebanyak 6% dari sepertiganya sudah membuat perubahan pada alokasi portofolio mereka yang telah meningkat selama dua kuartal berturut-turut. Sedangkan 7%-nya telah mengubah portofolionya ke dalam uang tunai, walaupun saat ini telah meningkat 5%.

3. Saham “Work-From-Home” Sudah Mulai Redup

Menurut survei, setiap investor yang melakukan perubahan portofolio, mereka percaya diversifikasi itu membuat investasinya aman. Ada faktor momentum. Orang-orang ingin terus percaya di mana mereka telah melihat keuntungan yang kuat, itu akan terus berlanjut, tetapi beberapa menyadari saham diversifikasi itu tidak bisa naik selamanya,” kata Loewengart. Walaupun saat ini sektor keuangan berpotensi meningkat paling signifikan. Namun sektor teknologi, apalagi kesehatan kenaikan harga sahamnya berpotensi melebihi sektor keuangan, karena faktor vaksinasi masih sangat diminati oleh investor.

4. Peluang Pasar Global yang Lebih Menarik

Data menunjukkan minat investasi di luar negeri semakin pesat dibanding pasar domestik, karena orang kaya tersebut sudah lama berkecimpung di saham-saham di bursa Wall Street, Amerika Serikat (AS). Orang kaya tersebut lebih tertarik berinvestasi ke luar negeri, karena yield-nya menjanjikan. Investor kaya yang lebih tertarik berinvestasi di pasar global naik menjadi 36% pada kuartal pertama tahun ini.

5. Tensi Politik AS yang Mulai Menurun

Jika risiko politik dan pemilu menjadi faktor utama di kuartal ke-4 tahun 2020, investor beranggapan bahwa di kuartal pertama tahun ini, risiko politik AS akan mengalami penurunan. Survei menjelaskan bahwa investor tidak lagi khawatir akan hal itu. Investor yang masih khawatir terkait risiko politik AS telah menurun menjadi 30% pada kuartal pertama tahun ini. 12% pesimis akan prospek positif ekonomi AS dibawah pemerintahan Biden, sementara 60% optimis Biden dapat merubah arah ekonomi AS ke zona positif.

6. Tidak Mau Repot Ambil Risiko

Fase terbaru dari pasar yang bullish, pascapandemi telah ditandai dengan selera risiko yang baru, seperti tren maraknya IPO (penawaran umum saham perdana) dan instrumen investasi baru, seperti cryptocurrency (bitcoin).

Apabila ada pertanyaan, jangan ragu untuk hubungi Staff Trader Support PT. Pelatihan Profit Internasional di bawah ini :

Syarat dan ketentuan berlaku.

Jika anda menyukai informasi dari artikel ini dan mau tahu informasi seputar edukasi trading lainnya? Kami siap  memberikan edukasi yang sangat informatif. Mau tahu caranya ?

Temukan kami di Channel Sosial Media lainnya

link :

  1. Website : www.PelatihanProfitInternasional.com
  2. Telegram : https://t.me/NewsUpdatePPI
  3. Instagram : @PelatihanProfitInternasional  
  4. Facebook : PT. Pelatihan Profit Internasional
  5. Youtube : Pelatihan Profit Internasional

Dapatkan informasi seputar edukasi trading gratis lainnya dengan cara klik link di atas.

  • Untuk konsultasi online gratis
  • Untuk berlangganan Signal Forex, Signal Commodity dan Signal Saham
  • Registrasi dan jadwal edukasi rutin
  • Whatsapp 0817-7234-5888
  • Hunting 021-5964-5999/021-5964-5888

Jika anda tetap mau menerima update dari kami mengenai promosi, jadwal edukasi dan berita penting lain, klik linkTelegram ini  
https://t.me/NewsUpdatePPI Disini kami memberikan INFORMASI SEPUTAR TRADING LENGKAP GRATIS SETIAP HARI LHO!!

Share this:

Tinggalkan Balasan

Translate »